LARUT TEKNIK KEPRAMUKAAN 2026

 LATIHAN RUTIN TEKNIK KEPRAMUKAAN 2026



Yogyakarta, Sabtu Kliwon, 7 Februari 2026. Unit Kegiatan Mahasiswa Pramuka Poltekkes Kemenkes Yogyakarta melaksanakan Latihan Rutin Teknik Kepramukaan di Lapangan Banyuraden, Gamping, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55293. Kegiatan ini dilaksanakan secara luring dan dimulai sejak pukul 06.00 hingga 12.25  WIB.

Latihan rutin ini diikuti oleh mahasiswa Poltekkes Kemenkes Yogyakarta dari berbagai program studi, di antaranya D3 Kesehatan Gigi, S.Tr Terapi Gigi, D3 TLM A&B, S.Tr TLM A,B,C, serta D3 Kesehatan Lingkungan A&B. Peserta sudah terbagi kedalam beberapa regu (reka). Pelaksanaan Latihan Rutin Teknik Kepramukaan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dasar kepramukaan, khususnya dalam bidang teknik tali-temali dan pioneering. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, serta mempererat kekompakan dan kerja sama antaranggota UKM Pramuka.

Kegiatan dimulai dengan persiapan panitia serta persiapan dan penataan tempat pada pukul 06.00 WIB agar seluruh rangkaian acara dapat berjalan dengan tertib dan lancar. Pada pukul 07.00 WIB, peserta mulai melakukan registrasi dan presensi kehadiran sebagai bentuk pendataan awal. Setelah seluruh peserta selesai melakukan registrasi dan data kehadiran telah lengkap, panitia kemudian mengarahkan peserta untuk berkumpul dan menempati posisi sesuai dengan regu (reka) masing-masing. Setiap regu diminta untuk berbaris secara rapi dan teratur, agar apel pembukaan kegiatan berjalan dengan lancar.

Apel pembukaan dilaksanakan pada pukul 07.48 WIB . Rangkaian apel diawali dengan menyanyikan Lagu Hymne Pramuka, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan tata tertib yang harus dipatuhi oleh seluruh peserta selama kegiatan berlangsung. Selanjutnya dilakukan pembukaan kegiatan secara resmi oleh pembina sebagai simbol dimulainya latihan rutin. Melalui apel pembukaan ini, diharapkan seluruh peserta dapat memahami aturan yang berlaku, menjaga ketertiban, serta mengikuti kegiatan dengan penuh tanggung jawab hingga selesai.

Memasuki agenda berikutnya, peserta mengikuti pemaparan materi mengenai Tali Temali yang disampaikan oleh pembina maupun panitia. Materi difokuskan pada teknik sambung tongkat dan pembuatan kaki tiga sebagai keterampilan dasar dalam kegiatan kepramukaan. Dalam penyampaiannya, pembina menjelaskan langkah-langkah pembuatan ikatan secara runtut dan sistematis, mulai dari pemilihan jenis simpul hingga teknik mengencangkan tali agar kokoh dan aman digunakan. Kegiatan juga dilengkapi dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Peserta sangat antusias mengajukan pertanyaan terkait teknik pengikatan serta penerapannya di lapangan. Pserta diharapkan dapat memahami dan menerapkan teknik sambung tongkat serta kaki tiga dengan baik.

Agenda utama kegiatan dilanjutkan dengan pembuatan pioneering yang diikuti oleh seluruh regu. Pada sesi ini, peserta mengaplikasikan materi yang telah disampaikan sebelumnya dengan bekerja sama dalam regu masing-masing. Kegiatan ini bertujuan melatih keterampilan teknis, komunikasi, serta kekompakan tim. Selanjutnya, kegiatan diselingi dengan waktu istirahat dan pelaksanaan post-test sebagai bentuk evaluasi pemahaman peserta terhadap materi yang telah diberikan. Post-test dilaksanakan sesuai ketentuan panitia. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan apel penutupan pada pukul 10.30 WIB.

Setelah pelaksanaan apel penutup pada pukul 10.30 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan ujian praktik bagi program studi yang telah ditentukan, yaitu D3 Kesehatan Gigi, S.Tr Terapi Gigi, D3 TLM A dan B, S.Tr TLM A, B, dan C, serta D3 Kesehatan Lingkungan A dan B. Ujian praktik dilaksanakan mulai pukul 10.45 hingga 12.25 WIB. Kegiatan ini bertujuan untuk mengukur kemampuan peserta dalam mengaplikasikan materi teknik tali-temali dan pioneering yang telah dipelajari sebelumnya. Melalui ujian praktik tersebut, panitia dapat melakukan penilaian secara langsung terhadap keterampilan teknis, ketepatan teknik, serta kerja sama dalam regu.



Reporter: Retno Ramadhani Dwi & Sabila Fitriana Sholihah


Komentar