LARUT KRIDA BINA GIZI & OBAT
LATIHAN RUTIN KRIDA BINA GIZI & OBAT
Minggu Pon, 15 Februari 2026, telah dilaksanakan kegiatan
Latihan Rutin Krida Bina Gizi dan Bina Obat 2026 oleh UKM SBH Poltekkes Kemenkes Yogyakarta. Latihan rutin ini diselenggarakan mulai
pukul 07.00 WIB hingga 11.45 WIB bertempat di Auditorium Grha Bina Husada
Poltekkes Kemenkes Yogyakarta dan diikuti oleh seluruh mahasiswa tingkat 1 dari
berbagai program studi.
Kegiatan Latihan Rutin Krida Bina Gizi dan Bina Obat 2026
bertujuan untuk mengenal status gizi dan risiko zat berbahaya demi kualitas
hidup yang lebih sehat. Seluruh peserta diwajibkan mengenakan seragam pramuka
lengkap dan ID card, makanan ringan, minuman serta alat tulis untuk mencatat
materi yang dibawakan pemateri. Kegiatan diawali dengan persiapan panitia dan
registrasi peserta, kemudian dilanjutkan dengan apel pembukaan. Setelah apel,
peserta mengikuti pembacaan tata tertib dan pembukaan acara oleh MC, yang
kemudian dilanjutkan dengan laporan ketua acara dan sambutan Kamabigus.
Memasuki acara pemaparan materi, peserta mendapatkan materi pertama bina gizi oleh narasumber drh. Idi Setiyobroto, M. Kes. yaitu mengenal keadaan gizi. Materi ini membahas masalah gizi di Indonesia, penilaian status gizi, tantangan gizi anak, tren malnutrisi, obesitas dan BMI, regulasi energi, sindrom metabolik, anemia gizi besi, gizi buruk, gangguan akibat kurang yodium, gangguan endokrin, serta kekurangan vitamin A sebagai isu utama kesehatan masyarakat. Setelah pemaparan materi selama 45 menit, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab selama 15 menit yang diikuti secara aktif oleh peserta.
Setelah istirahat, kegiatan berlanjut dengan pemaparan
materi kedua bina obat selama 45 menit oleh Yanuar Amin S.ST., M.H.Kes. tentang bahan berbahaya bagi
kesehatan. Materi ini membahas mengenai obat, mengenal bahan berbahaya, bahan
berbahaya rumah tangga, bahan berbahaya pada pangan, dan aksi yang harus
dilakukan sebagai anggota pramuka. Kegiatan ini juga diikuti dengan sesi tanya
jawab selama 15 menit untuk diskusi narasumber dan peserta.
Untuk mampu memahami materi yang telah disampaikan, peserta
diberi penugasan resume materi krida bina gizi dan bina obat. Peserta diharapkan
dapat menuliskan poin- poin penting terkait pentingnya pemenuhan gizi seimbang
serta penggunaan obat yang benar. Resume disusun secara ringkas, jelas, dan
sistematis sebagai bentuk evaluasi pemahaman peserta terhadap materi yang telah
dipelajari. Setelah pemaparan materi selesai dan penyampaian penugasan,
kegiatan dilanjutkan apel penutup oleh panitia anggota UKM SBH.
Kegiatan Latihan Rutin Krida Bina Gizi dan Obat berjalan
dengan lancar dan tertib, semangat peserta tercermin dari partisipasi aktif
melalui sesi tanya jawab, serta komitmen mengikuti seluruh rangkaian acara
hingga akhir. Melalui latihan rutin Krida Bina Gizi dan Krida Bina Obat ini,
diharapkan seluruh anggota dapat terus meningkatkan kapasitas diri, memperkuat
solidaritas, serta siap berkontribusi aktif dalam berbagai kegiatan kesehatan
dan pengabdian masyarakat ke depannya.
Reported by: Zahra Fadhilla
& Nabila Putri Azzahra
Edited by: Soffin Faqih & Diah Afifah


Komentar
Posting Komentar