SUKSES DIGELAR, KEBAKKES XIV POLTEKKES KEMENKES YOGYAKARTA KEMBALI WUJUDKAN AKSI DAN BAKTI PRAMUKA
SUKSES DIGELAR, KEBAKKES XIV POLTEKKES KEMENKES YOGYAKARTA
KEMBALI WUJUDKAN AKSI DAN BAKTI PRAMUKA
Selasa Pahing hingga Kamis Wage, 9-11 Juni 2026, telah dilaksanakan kegiatan Kemah Bakti Kesehatan (Kebakkes) XIV Tahun 2026 oleh Dewan Racana Haryo Purboyo - Nyi Ageng Serang Poltekkes Kemenkes Yogyakarta. Sama seperti tahun kemarin, pelaksanaan Kebakkes XIV kali ini kembali mengambil lokasi di kawasan bersejarah Bumi Perkemahan Candi Banyunibo, Prambanan, Sleman, D.I. Yogyakarta. Kembali digunakannya lokasi ini membuat suasana kegiatan tahun ini terasa menyatu dengan latar sejarah di sekitar area perkemahan.
Candi Banyunibo sendiri merupakan sebuah situs suci peninggalan agama Buddha yang diperkirakan dibangun pada abad ke-9 Masehi pada masa Kerajaan Mataram Kuno. Namanya memiliki arti "air yang jatuh", sebuah penamaan lokal masyarakat setempat secara turun-temurun meskipun tidak ada air terjun di sekitarnya. Candi ini sering dijuluki sebagai "Si Sebatang Kara" karena letaknya yang cukup tersembunyi di area lembah persawahan, terpisah dari kompleks candi besar lainnya.
Rangkaian
acara di hari pertama diawali dengan persiapan panitia dan registrasi peserta
di Grha Bina Husada, Kampus Gigi, dan Kampus Kebidanan. Setelah pelaksanaan
apel pelepasan, seluruh peserta bertolak menuju Bumi Perkemahan Candi
Banyunibo. Sesampainya di lokasi bersejarah tersebut, kegiatan dilanjutkan
dengan pendirian tenda. Acara resmi dimulai melalui upacara pembukaan Kebakkes
XIV pada siang hari yang dibuka oleh Dr. Iswanto, S.Pd., M.Kes. selaku Direktur
Poltekkes Kemenkes Yogyakarta. Hari pertama ini kemudian ditutup dengan
kehangatan malam selamat datang yang dimeriahkan oleh fashion show duta
serta penampilan pentas seni mahasiswa.
Memasuki hari kedua, kegiatan diawali dengan senam pagi dan apel pagi. Agenda kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi BPK Wilayah Banyunibo. Untuk menguji ketangkasan dan kekompakan, para peserta mengikuti berbagai perlombaan seperti Lomba Cerdas Cermat (LCC) babak final, pionering, Lomba Baris-Berbaris (LBB), hingga lomba memasak. Pada sore harinya, peserta mendapatkan materi penting mengenai manajemen risiko dan praktik. Puncak kemeriahan Kebakkes XIV terjadi pada malam kedua, yang dibuka dengan khidmatnya upacara api dharma, dilanjutkan dengan malam puncak, sesi tanya jawab duta, serta penampilan spesial dari guest star.
Pada hari ketiga atau hari terakhir, setelah melaksanakan senam pagi dan para peserta mengasah kreativitas melalui kegiatan hasta karya. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan membongkar tenda serta aksi bersih-bersih perkemahan. Seluruh rangkaian acara Kebakkes XIV resmi diakhiri dengan upacara penutupan pada pukul 10.00 WIB sebelum seluruh peserta melakukan perjalanan pulang menuju kampus. Secara keseluruhan, kegiatan berjalan dengan lancar dan diharapkan dapat membentuk kader pramuka perguruan tinggi yang sigap, tangkas, dan siap mengabdi di bidang kesehatan masyarakat.
Reported by: Zahra Fadilla & Retno Ramadhani Dwi Hardayu

Komentar
Posting Komentar